Kamis, 06 Mei 2010

Inna Lillahi Wa Ina Illaihi Rojiun.

Presiden Nigeria meninggal dunia

Umaru Yar'Adua

Umaru Yar'Adua sempat menjadi sumber sengketa hukum

Presiden Nigeria Umaru Yar'Adua meninggal dunia pada usia 58 tahun, kata seorang staff kepresidenan kepada BBC.

Jurubicara, yang menolak jati dirinya disebutkan, mengatakan Yar'Adua meninggal hari Rabu, namun belum ada pengumuman resmi.

Yar'Adua, yang mulai menjabat presiden tahun 2007, sakit sudah cukup lama, dan sudah beberapa bulan tidak muncul di depan publik.

Setelah tarik ulur politik, Wakil Presiden Goodluck Jonathan disepakati menjadi penjabat presiden bulan Februari.

Penjabat presiden telah diberitahu mengenai kematian Yar'Adua dan pemerintah akan segera mengeluarkan pernyataan, kata televisi negara hari Kamis, seperti dilaporkan kantor berita Reuters.

Laporan dari Nigeria menyebutkan Yar'Adua meninggal Rabu antara pukul 2100 waktu setempat (Kamis, 0300 WIB) dan 2200 (0400 WIB) di kediaman presiden di ibukota, Abuja.

Pengganti

Bulan November, Yar'Adua bertolak ke sebuah rumah sakit di Jeddah, Arab Saudi dan menjalani perawatan di sana selama beberapa bulan. Dalam rentang waktu tersebut, tidak ada kabar mengenai perkembangan kondisi sang presiden, kecuali wawancara dengan BBC.

Dia mengatakan kepada BBC melalui telefon bulan Januari bahwa dia tengah mengalami pemulihan dan berharap 'dengan kemajuan besar' untuk bisa melanjutkan tugas-tugasnya.

Jurubicara kepresidenan mengatakan saat itu bahwa dia sedang dirawat akibat pericarditis, peradangan pada klapisan di sekeliling jantung.

Lamanya dia absen dari tugas kepresidenan dan kurang informasi terperinci mengenai kesehatannya menimbulkan ketidakmenentuan politik yang baru teratasi ketika Jonathan ditunjuk sebagai penjabat presiden.

Yar'Adua kembali ke Nigeria menjelang akhir Februari, tapi Jonathan tetap bertindak sebagai penjabat presiden.

Dia kini akan diambil sumpah sebagai presiden, kata beberapa laporan.

Selasa, 04 Mei 2010

Sri Mulyani tunggu persetujuan presiden Sri Mulyani Indrawati

Sri Mulyani tunggu persetujuan presiden

Sri Mulyani Indrawati

Sri Mulyani Indrawati dinilai sebagai salah satu menteri keuangan terbaik

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dia saat ini sedang menunggu persetujuan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebelum mengisi managing director Grup Bank Dunia.

"Berita itu benar dan saat ini saya masih akan tentu saja bergantung persetujuan dan izin Bapak Presiden, " kata Sri Mulyani kepada wartawan hari Rabu.

Sri Mulyani mengeluarkan pernyataan tersebut untuk menanggapi penunjukan dari Bank Dunia untuk menjadi salah satu Direktur Grup di lembaga keuangan tersebut.

Dia menambahkan dia tetap akan menjalankan semua tugas sebagai menteri keuangan.

saya masih akan tentu saja bergantung persetujuan dan izin Bapak Presiden

Sri Mulyani

Seperti termuat dalam pernyataan yang dikeluarkan lembaga internasional hari Selasa, Presiden Bank Dunia Robert Zoellick mengatakan, akan menempatkan Sri Mulyani Indrawati sebagai Direktur Pelaksana Grup Bank Dunia.

Zoellick mengatakan, Sri Mulyani Indrawati adalah sosok menteri keuangan terkemuka dan mengatakan dia akan memainkan peran penting dalam membantu memimpin bank itu yang sedang bergerak untuk memperkuat dukungan klien dan melaksanakan reformasi.

''Indrawati membawa seperangkat unik ketrampilan dan pengalaman ke World Bank Group, dari posisi yang menguntungkan suatu negara Penghasilan-Menengah yang masih menghadapi tantangan kemiskinan yang signifikan,'' kata Zoellick dalam pernyataan.

Menurut Bank Dunia, Sri Mulyani akan bergabung dengan lembaga tersebut pada 1 Juni, dan akan menggantikan Juan Jose Daboub.

Sementara itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menerima laporan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani mengenai pengangkatan menjadi salah satu Managing Director Bank Dunia.

Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan Sri Mulyani menyampaikan laporan kepada Presiden Yudhoyoyono Senin, 3 Mei 2010.

-----

Ini suatu kebanggaan Indonesia, karena Pejabat kita telah diberi amanah untuk mengemban misi Bank Dunia dalam memanajemen perbankan yang saat ini mengalami resesi bagi negara-negara tertentu dalam rangka membebaskan keterpurukan perekonomian dunia.

Sumbangsih mulah untuk dunia, Saudariku Sri.

Selamat, anda dapat penghargaan, dan mengemban amanat Internasional, itu tanggung jawab, bukan apresiasi.

Minggu, 02 Mei 2010

Wow! Piton Mati Diangkat Pake Ekskavator

Wow! Piton Mati Diangkat Pake Ekskavator

Wow! Piton Mati Diangkat Pake Ekskavator

JAKARTA, Kompas.com - Foto seekor ular jenis Piton (Phyton reticulatus) dalam kondisi mati dan diangkat menggunakan ekskavator, membuat heboh pengguna Facebook dan menjadi pembicaraan di milis-milis pekerja di Kalimantan Timur. Hanya saja, belum bisa dipastikan kebenaran kabar ini.

Menurut pengakuan seorang yang mem-posting foto ular raksasa ini di Facebook, foto ini dia dapatkan dari seorang rekannya yang bekerja di perusahaan kontraktor tambang.

"Lokasinya di Tanah Hulu, dekat Kotabangun, Kutai Kartanegara. Foto ini sudah menyebar di milis karyawan perusahaan penyewaan alat berat itu. Saya hanya diberitahu seperti itu. Soal benar atau tidaknya, saya juga tak bisa memastikan," ujar Mardiono, warga Balikpapan yang mem-posting foto ular piton raksasa ini.

Hutan pedalaman Kalimantan ditengarai masih dihuni ular raksasa yang panjang panjangnya bisa mencapai belasan meter. Phyton hidupnya tersebar dari Afrika sampai ke Asia Tenggara. Dari semua jenis piton, yang terpanjang adalah Phyton reticulatus yang ditemukan di semenanjung Asia tenggara sampai ke Sulawesi.

Ular jenis reticulatus ini dikenal sebagai sanca kembang, sanca batik, atau ular sawah. Panjangnya bisa mencapai belasan meter. Phyton burma dan Phyton bola (Ball Phyton) ukurannya tidak sepanjang reticulatus yang banyak terdapat di hutan alam Indonesia. (*)

Rabu, 28 April 2010

Kendaraan Hipersonik Militer AS, Lenyap

Kendaraan Hipersonik Militer AS, Lenyap

HTV-2, kendaraan hipersonik militer AS

VIVAnews - Militer Amerika Serikat (AS) kehilangan kontak dengan sebuah kendaraan hipersonik eksperimental di Samudera Pasifik. Menurut Turner Brinton dari Space News, DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency) kehilangan kontak dengan kendaraan Falcon Hypersonic Technology Vehicle (HTV)-2 sembilan menit setelah diluncurkan.

HTV-2 merupakan pesawat pertama dari serangkaian eksperimen penerbangan. Rencananya, teknologi yang bisa dikerahkan untuk rudal-rudal konvensional jarak jauh di masa depan.

“Kendaraan tersebut diluncurkan dari Pangkalan Angkatan Udara Vandenberg di California, dengan sebuah roket Minotaur 4,” kata Brinton, seperti dikutip dari laman TG Daily, Selasa 27 April 2010.

Dibangun oleh Lockheed Martin Corp., pesawat HTV-2 meluncur di atas Samudera Pasifik dengan kecepatan 20 ribu kilometer per jam selama 30 menit. “Namun, sembilan menit setelah meluncur, DARPA kehilangan kontak dengan pesawat, dan penyebab kegagalan itu belum diketahui,” ujarnya.

Namun, Frank James dari NPR mencatat bahwa dalam masa-masa awal percobaan teknologi pertahanan, proyek militer teknologi tinggi biasanya ditandai dengan sejumlah kegagalan.

“Program angkasa luar AS pada akhir 1950-an juga terdapat kegagalan, jadi tidak heran, tes yang dilakukan militer pekan lalu untuk menguji Falcon dan menguji konsep pesawat hipersonik yang bisa melanglang buana dengan kecepatan hingga 20 kali lebih cepat dibanding kecepatan suara, juga mengalami kegagalan,” ucap James.

“Ide dari teknologi ini adalah menciptakan sebuah pesawat yang bisa mencapai lokasi-lokasi di Bumi dalam hitungan menit,” kata James. (art)

Kamis, 22 April 2010

NASA Tampilkan Foto Matahari Dari Dekat

NASA Tampilkan Foto Matahari Dari Dekat
Gambar matahari secara dekat ini belum pernah disaksikan sebelumnya
Kamis, 22 April 2010, 14:43 WIB
Renne R.A Kawilarang, Harriska Farida Adiati
Foto letupan matahari yang diambil dari satelit NASA (AP Photo/NASA)

VIVAnews - Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mempublikasikan foto pertama hasil jepretan sebuah satelit baru yang didesain untuk mempelajari matahari, Rabu 22 April 2010.

Satelit Solar Dynamics Observatory (SDO) mulai menampilkan rangkaian gambar yang belum pernah disaksikan sebelumnya, diantaranya sebuah foto close-up dari permukaan matahari dan gambar beresolusi tinggi dari lidah api matahari.

Satelit SDO diluncurkan pada 11 Februari lalu dengan tujuan memberikan informasi mengenai aktivitas matahari dan memprediksi kemungkinan terjadi badai matahari suatu saat nanti.

"Foto awal ini menunjukkan matahari yang dinamis yang belum pernah saya lihat dalam lebih dari 40 tahun penelitian matahari," kata direktur Heliophysics Division NASA, Richard Fisher, seperti dikutip dari laman harian Herald Sun.

"SDO akan mengubah pemahaman kita mengenai matahari dan proses matahari yang mempengaruhi kehidupan kita dan masyarakat. Misi ini akan memiliki dampak besar bagi ilmu pengetahuan, mirip dengan dampak dari teleskop Hubble dalam astrofisika modern," lanjut Fisher.

Fisher menambahkan, satelit SDO beroperasi dengan sempurna. SDO membawa tiga paket instrumen yang salah satunya dirakit oleh Laboratorium Atmosfer dan Fisika Luar Angkasa. Dua instrumen lainnya dirancang oleh Lockheed Martin di Palo Alto, California.

SDO mengorbit Bumi sekali setiap 24 jam, mengirimkan data secara terus-menerus pada para ilmuwan ahli Matahari. SDO akan mengirimkan gambar dengan resolusi 10 kali lipat lebih baik dari kamera televisi tercanggih.

Situs Liyangan Diperkirakan Permukiman Zaman Mataram Kuno

Dari laman BBC News.com, dilaporakan :

Temanggung (ANTARA) - Situs Liyangan yang ditemukan tahun 2008 di kawasan penambangan pasir Dusun Liyangan, Desa Purbosari, Kecamatan Ngadirejo, Temanggung, Jateng diperkirakan merupakan sebuah permukiman atau perdusunan zaman Mataram Kuno.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, Kabupaten Temanggung, Bekti Prijono, di Temanggung, Rabu, mengatakan, hasil penelitian tim Balai Arkeologi Yogyakarta memperkirakan situs tersebut bukan merupakan candi besr tetapi sebuah perdusunan Mataram Kuno.

Tim dari Balai Arkeologi Yogyakarta yang dipimpin Baskoro telah melakukan penelitian pada 14-20 April 2010 di situs Liyangan.

Dugaan bahwa situs tersebut sebuah perdusunan karena ditemukan sisa-sisa rumah berbahan kayu dan bambu.

Bekti menyebutkan, penemuan pertama berupa talud, yoni, arca, dan batu-batu candi. Penemuan selanjutnya sebuah bangunan candi yang tinggal bagian kaki dan di atasnya terdapat sebuah yoni yang unik, tidak seperti umumnya, karena yoni ini memiliki tiga lubang.

Temuan terakhir yang spektakuler, katanya, berupa rumah panggung dari kayu yang hangus terbakar dan masih tampak berdiri tegak. Satu unit rumah tersebut berdiri di atas talud dari batu putih setinggi 2,5 m.

Selain itu juga ditemukan satu unit rumah kayu lain yang saat ini baru tampak pada bagian atapnya.

Ia mengatakan, tim Balai Arkeologi memperkirakan kedua unit rumah itu merupakan bangunan rumah masa Mataram Kuno. Hal ini berdasarkan pada lokasi yang dekat dengan temuan candi Hindu yang berada di sebelah barat pada jarak sekitar 50 meter.

"Ditemukannya profil klasik Jawa Tengah pada kaki candi diperkirakan candi ini berasal dari abad sembilan Masehi. Diperkirakan bangunan rumah tersebut berada dalam satu kompleks dengan candi dan kemungkinan merupakan satu zaman," katanya.

Secara umum, katanya, potensi data arkeologi situs Liyangan tergolong tinggi berdasarkan indikasi, antara lain luas situs dan keragaman data berupa bangunan talud, candi, bekas rumah kayu dan bambu, strutur bangunan batu, lampu dari bahan tanah liat, dan tembikar berbagai bentuk.

Selain itu, juga diperoleh informasi berupa struktur bangunan batu, temuan tulang dan gigi hewan, dan padi.

"Situs Liyangan merupakan situs dengan karakter kompleks. Indikasi sebagai situs permukiman, situs ritual, dan situs pertanian," katanya.

Senin, 29 Maret 2010

Korban Lumpur Lapindo Brantas

Dari 13 Ribu Berkas, Baru 7.500 Korban Lumpur yang Dibayar Lapindo

Dari 13 Ribu Berkas, Baru 7.500 Korban Lumpur yang Dibayar Lapindo

Ganti rugi warga korban luapan lumpur Lapindo, Porong, Sidoarjo, belum sepenuhnya dibayarkan oleh PT Minarak Lapindo Jaya (MLJ). Dari batas waktu pembayaran tahun 2012, sampai saat ini masih sekitar 41 persen belum terbayarkan.

"Sekitar 41 persen masih belum selesai. Kita berusaha sampai 2012 sudah terbayar semua," kata Vice President PT MLJ, Andi Darussalam Tabusalla, kepada wartawan usai acara peninjauan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di tanggul penahan lumpur titik 25, Porong, Sidoarjo, Senin (29/3/2010).

Andi mengatakan, dari sekitar 13 ribu berkas milik warga korban lumpur, yang murni sudah terselesaikan baru sekitar 7.500 berkas. Ia berharap, sampai batas waktu yang sudah ditentukan, pihaknya berusaha mematuhi sesuai instruksi presiden. Meskipun masalah keuangan mendera PT MLJ.

"Masalah keuangan menjadi kendala kami. Tapi kita akan mencoba yang ada sekarang ini dan sejauh mana kita bisa melakukan secara maksimal," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden SBY saat memberikan sambutan, meminta PT Lapindo agar secepatnya menyelesaikan pembayaran kepada warga korban luapan lumpur.

Kamis, 25 Maret 2010

Greenpeace Desak Nestle Akhiri Semua Kontrak Terkait Sinar Mas


Greenpeace Desak Nestle Akhiri Semua Kontrak Terkait Sinar Mas

TEMPO Interaktif, Jakarta - Lembaga Swadaya Masyarakat Greenpeace meminta Nestle untuk memutuskan semua hubungan dengan perusahaan Sinar Mas Group, trermasuk pembelian dari pihak ketiga yang juga masih menggunakan produk Sinar Mas.

"Pembatalan kontrak langsung dengan Sinar Mas oleh Nestle belum cukup. Mereka harus menghentikan pembelian produk Sinar Mas dari pihak ketiga seperti Cargill dan IOI," tutur Ketua Tim Kampanye Hutan Greenpeace Asia Tenggara, Bustar Maitar dalam rilis yang diterima Tempo, Rabu (25/3).

Pekan lalu, Nestle memutus kontrak langsung pembelian minyak kelapa sawit dengan Sinar Mas Group. Pemutusan kontrak merupakan respon atas peluncuran laporan Greenpeae "caught Red-Handed (Tertangkap Basah)" Menurut laporan ini, Nestle telah menggunakan minyak kelapa sawit dari Sinar Mas yang terus melakukan perusakan hutan gambut kaya karbon dan hutan alam yang merupakan habitat orangutan.

Greenpeace menyatakan tidak anti terhadap industri kelapa sawit yang menjadi komoditas unggulan Indonesia selama ini. "Greenpeace tidak anti industri kelapa sawit, kampanye kami bertujuan untuk menghentikan Sinar Mas merusak hutan alam Indonesia yang masih tersisa," tambah Bustar.

Karena itu, Greenpeace meminta Presiden Yudhoyon untuk menerapkan segera moratorium (penghentian sementara) perusakan hutan sebagai implementasi program jangka panjang perlindungan hutan yang didukung dana internasional. Saat ini, Indonesia merupakan negara dengan laju deforestasi tercepat dibanding negara-negara pemilik hutan di dunia. Perusakan hutan juga menempatkan Indonesia sebagai negara ketiga penghasil gas emisi rumah kaca terbesar di dunia, setelah Cina dan Amerika Serikat. Lebih dari setengah abad 74 juta hektar hutan alam Indonesia telah hancur atau terbakar.

Beberapa hari lalu, pihak Cargill mengancam turut memutus kontrak dengan Sinar Mas. Menurut rilisnya, Cargill masih menunggu respon Sinar Mas Group terkait laporan Greenpeace hingga April 2010. "Bila memang terbukti Sinar Mas bersalah tetapi tidak ada tindakan koreksi, maka kami akan memutus kontrak dengan mereka," ujar mereka dalam rilis di situsnya.

ARYANI KRISTANTI

Minggu, 21 Maret 2010

Lawan HIV dengan Pisang

Lawan HIV dengan Pisang

Makan Pisang

VIVAnews - Penelitian mencari obat terbaik memerangi virus HIV tak pernah usai. Sebuah penelitian terbaru menemukan kimia alami dalam pisang dapat membantu melindungi wanita terhadap penularan seksual HIV.

Melalui tes laboratorium, peneliti AS menemukan sebuah senyawa kimia lektin yang diberi nama BanLec berpotensi menyamai dua obat HIV yang ada saat ini. Lektin, sebuah protein yang mengikat gula bisa mengidentifikasi dan menyerang virus dari luar. Cara kerjanya, lektin mengikat lapisan HIV-1 kaya gula gp120, dan Banlec memblok masuknya HIV ke dalam sel tubuh.

Para peneliti dari University of Michigan Medical School mengungkap hasil temuan BanLec bisa lebih murah dan sangat efektif sebagai komponen baru vagina mikrobisida. Laporan studi akan terbit dalam Journal of Biological Chemistry.

"Kendala obat HIV adalah virus bermutasi dan resisten, tapi hal itu lebih sulit terjadi saat virus HIV berhadapan dengan lektin," ungkap peneliti Michael D. Swanson seperti dikutip dari Healthday.

"Lektin mengikat gula di tempat berbeda pada lapisan HIV-1 dan diasumsikan akan bermutasi agar virus berada di sekitar mereka."

Rabu, 17 Maret 2010

Presiden Nigeria bubarkan kabinet

Presiden Nigeria bubarkan kabinet

Penjabat presiden Nigeria, Goodluck Jonathan

Goodluck Jonathan tidak memberikan alasan pembubaran kabinet

Penjabat presiden Nigeria, Goodluck Jonathan membubarkan kabinet negara itu, demikian menurut sumber-sumber pemerintah.

Jonathan menjadi penjabat presiden bulan Februari karena Presiden Umaru Yar'Adua menderita sakit berkepanjangan.

Yar'Adua terbang ke Arab Saudi untuk mendapatkan perawatan bulan November lalu dan walaupun baru-baru ini sudah kembali ke negaranya, dia tidak pernah tampil di depan umum.

Kabinet Nigeria berisi orang-orang yang dipilih Yar'Adua dan berbagai laporan mengatakan Jonathan sekarang tampaknya ingin memperlihatkan kewenangannya.

Tak ada alasan

Menteri Penerangan Dora Akunyili mengatakan setelah rapat kabinet: "Hari ini, Penjabat Presiden Republik Federal Nigeria, Goodluck Jonathan membubarkan dewan eksekutif federal (kabinet).

"Dia tidak menjelaskan alasan apa pun atas pembubaran ini. Menteri-menteri permanen akan bertanggung-jawab atas berbagai kementrian mulai besok."

Nyonya Akunyili mengatakan Jonathan akan segera mengeluarkan pernyataan mengenai siapa-siapa saja yang akan mengisi kabinet mendatang.

Menteri-menteri permanen akan bertanggung-jawab atas berbagai kementrian mulai besok

Menteri Penerangan

Jonathan harus menyerahkan daftar nama menteri-menteri baru ke majelis nasional.

Baru tanggal 9 Februari lalu majelis nasional menunjuk Jonathan sebagai penjabat presiden, memberikan dia wewenang mengesahkan undang undang, memimpin rapat-rapat kabinet, mengganti menteri dan mengeluarkan dana yang berasal dari minyak.

Sejak dia berkuasa, Jonathan menghadapi beberapa kekerasan antar masyarakat Muslim dan Kristen di dekat kota Jos yang menewaskan ratusan orang.

Hari Rabu, paling tidak 10 orang tewas dalam satu serangan terhadap satu desa Kristen di dekat Jos.

Kelompok-kelompok bersenjata yang memperjuangkan pembagian kekayaan minyak yang lebih adil juga masih melanjutkan perjuangan mereka di Delta Niger.

Sakit keras

Hari Senin lalu, dua bom mobil meledak di dekat kota Warri yang kaya minyak. Di kota ini para pejabat Nigeria sedang mengadakan perundingan untuk memberikan pengampunan kepada anggota kelompok militan.

Yar'Adua

President Yar'Adua dirawat di Arab Saudi karena menurut dokter dia menderita penyakit pericarditis yang akut, yaitu radang di sekitar jantungnya. Tidak ada rincian mengenai keadaannya saat ini.

Ditengah ketidakpastian mengenai Yar'Adua, hari Selasa lalu pemerintah mengumumkan bahwa pemilihan presiden tahun depan kemungkinan dipercepat tiga bulan.

Masa jabatan Yar'Adua akan berakhir bulan Mei 2011 tetapi dia diperkirakan tidak akan mencalonkan diri lagi.

Partai Demokrasi Rakyat, partai Yar'Adua dan Jonathan berasal, memiliki kebijakan mengajukan calon presiden beragama Islam dan Kristen secara bergantian, memperbolehkan masing-masing calon presiden menjabat selama dua periode atau delapan tahun.

Yar'Adua, seorang Muslim terpilih tahun 2007 setelah Olusegun Obasanjo, seorang Kristen, memerintah selama delapan tahun.

Partai Demokrasi Rakyat bulan ini memastikan bahwa mereka akan mencalonkan seorang Muslim dalam pemilu untuk melanjutkan kebijakan selama ini sehingga Jonathan, seorang Kristen, tidak akan dicalonkan.

Selasa, 16 Maret 2010

Sumur Tiban (ada, baru diketahui)

Sumur Tiban Muncul Setelah Pemilik Rumah Dapat Wangsit

Sumur Tiban Muncul Setelah Pemilik Rumah Dapat Wangsit

Sumur tiban yang muncul di rumah orang tua Hadi Wijaya (49) di Jalan Simo Magersari 9 tidak muncul secara tiba-tiba. Hadi berkeyakinan kuat jika sumur tiban itu muncul setelah adiknya meninggal dunia, Barbara Mario (35) pada 1 Ferbruari lalu.

"Sumber air ini muncul setelah meninggalnya adik saya," ujar Hadi kepada wartawan di rumah orang tuanya, Jalan Simo Magersari, Senin (15/3/2010).

Secara runut, Hadi menceritakan awal mula munculnya sumur tiban tersebut. Saat adiknya meninggal dunia, Hadi sedang menjalani lelaku di kawasan Malang selatan. Saat mendengar berita itu, Hadi mempunyai 2 pilihan. Pertama, datang ke pemakaman adiknya dengan risiko putus dari lelaku yang dijalani dan kedua tetap meneruskan lelaku yang sudah lama dijalani.

"Akhirnya saya memutuskan meneruskan lelaku. Kalau saya paksakan pulang, toh saya mungkin tak sempat menyaksikan adik saya dimakamkan," tambah Hadi.

Beberapa hari kemudian Hadi baru bisa pulang. Saat 7 hari peringatan kematian adiknya, Hadi berdoa agar adiknya nomor empat tersebut bisa masuk surga dan diampuni seluruh dosanya. Tiba-tiba, bapak 5 anak itu mendapat wangsit jika di bawah lantai tempatnya berdoa terkubur pusaka milik orang tuanya.

"Wangsit itu mengatakan ada 3 pusaka di lantai tempat saya berdoa. Lantai itu dulunya adalah kamar orang tua saya," lanjut Hadi.


Tiga Keris Tersimpan di Lantai

Dalam wangsit itu disebutkan pula jika 3 pusaka dalam bentuk keris itu mempunyai nama, Pamengku Jagad, Naga Sasra dan Samber Nyawa. Hadi sendiri percaya itu adalah pusaka bapaknya, Marsaid, yang dulunya adalah pejuang melawan penjajah. Namun saat akan diambil, Hadi mendapat wangsit lagi yang menyebutkan jika pusaka itu dijaga oleh seorang Suromenggolo.

Sang Suromenggolo mengizinkan pusaka itu diambil namun dengan syarat. Hadi harus menyediakan sesaji berupa kepala kerbau, ayam berbulu putih mulus dengan bulu terbalik dan tumpeng. kepala kerbau diperolehnya di Lumajang sedangkan ayam diperolehnya di Lamongan.

"Sesaji itu kemudian saya larung di pantai Madura dekat jembatan Suramadu. Saat dilarung, pantai dalam keadaan surut sehingga saya harus berjalan 2 km lalu naik sampan," tutur Hadi yang berprofesi sebagai pedagang.

Setelah sesaji dilarung, 4 ubin pada lantai yang dimaksud tiba-tiba pecah. Penasaran, Hadi pun membongkar sendiri lantai tersebut. Saat dibongkar, ternyata ditemukan 7 saf batu bata merah yang disusun bertumpuk bersilangan. Setelah batu bata terakhir diambil barulah terlihat tanah. Saat tanah itu digali, Hadi kaget karena tiba-tiba air itu keluar dari tanah. Air itu terus mengalir meski sudah dikuras. Pusaka tentu saja tidak didapatkan, tetapi Hadi mendapat ganti yakni sebuah batu bundar berwarna hitam.

"Sudah habis 7 ember besar tetapi air terus mengalir," urai Hadi.

7 hari sesudah penggalian tersebut, Hadi mendapat wangsit lagi. Wangsit itu mengaku jika air itu bermanfaat tetapi dilarang diberitahukan kepada orang lain. Saat itu dalam diri hadi timbul kekhawatiran, kalau lubang galian itu dibiarkan saja, maka orang-orang akan melihatnya saat peringatakan 40 hari kematian adiknya.

Karena itu Hadi menyuruh seorang tukang dari Malang yang juga masih kerabatnya untuk membuat agar lubang itu tak terlihat seperti sumur. Maka dibuatlah sebuah tutup yang menyamarkan adanya lubang galian pada lantai tersebut.

"Saya menyuruh tukang itu agar tak memberitahukan adanya sumber air itu ke orang lain," kata Hadi.

Tetapi apa yang terjadi kemudian tidaklah begitu. Begitu acara 40 hari peringatan meninggalnya adiknya usai, banyak warga sekitar yang mendatangi rumah orang tuanya tersebut. Mereka meminta air yang katanya berkhasiat menyembuhkan penyakit. Tak ingin mengecewakan orang yang sudah datang, Hadi pun memberi apa yang warga inginkan.

Minggu, 14 Maret 2010

Pertunjukan seni Video Mapping 3D

Museum Fatahillah "Roboh" Gegerkan Jakarta

Museum Fatahillah "Roboh" Gegerkan Jakarta

KOMPAS.com - Suasana di depan Museum Fatahillah di kawasan Kota Tua Jakarta pada Sabtu (13/3/2010) malam terasa meriah. Halaman museum kebanggaan Jakarta itu dipadati ribuan warganya dan warga sekitar Jakarta. Semua tumpah di satu lokasi, mulai dari usia anak-anak hingga dewasa, semuanya merasa berjiwa muda. Tiga panggung berdiri di tengah lapangan. Namun, jangan salah, bukan panggung itu yang menjadi pusat perhatian.

Ya, Kota Tua semalam sedang punya gawe unik, memutar film, tetapi bukan juga sembarang film. Pasalnya, layarnya bukan kain putih lebar seperti biasa, melainkan bagian depan museum Fatahillah yang tersohor itu. Tembok yang telah menjadi saksi bagi perkembangan kota Jakarta.

Warga Jakarta dan sekitarnya malam itu menyaksikan pertunjukan seni video mapping 3D, yang baru pertama kali digelar di Indonesia hasil kolaborasi seniman multimedia asal Inggris D-Fuse dengan sineas muda Sakti Parantean dan Adi Panuntun, fotografer Feri Latief, dan penulis Taqarrable.

Pertunjukan tersebut difasilitasi oleh British Council Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan Kamar Dagang Indonesia.

Pertunjukan semacam itu, video mapping 3D, pertama kali digelar di Eropa 3 tahun yang lalu. Video mapping 3D, yakni suatu pertunjukan gambar bergerak, fotografi, dan desain komputer yang digabungkan menggunakan perangkat lunak dan keras lalu diproyeksikan ke gedung (Museum Fatahillah) untuk menciptakan imaji yang mengecoh mata.

Imaji yang ditampilkan sungguh menghipnotis penonton yang seolah terlempar ke masa lampau. Museum Fatahillah yang telah berusia 300 tahun itu seolah roboh, menghilang, dan berganti dengan hutan rawa yang dulu menguasai kawasan tersebut sebelum akhirnya VOC dan Jan Pieterzoon Coen menjadikan kawasan Kota Tua sebagai pusat pemerintahan kolonial Hindia-Belanda.

Atraksi tersebut menjadi karya kreatif yang meramu ruang publik kota, lebur bersama elemen-elemen seni pertunjukan visual. Ruang publik dan unsur-unsurnya, seperti gedung tua, menjadi layar, panggung, dan ruang eksperimen baru bagi generasi kreatif.

Pertunjukan itu menjadi salah satu wujud ambisi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjadikan kawasan Kota Tua sebagai pusat industri kreatif yang menjadi bagian dari program revitalisasi Kota Tua.

Deputi Gubernur Bidang Kebudayaan dan Pariwisata Aurora Tambunan mengatakan, pemerintah provinsi merencanakan setiap akhir pekan akan diselenggarakan acara kreatif di kawasan Kota Tua.

"Revitalisasi Kota Tua harus punya roh. Rohnya adalah industri kreatif," kata Aurora. (TRI/SF)

Rabu, 10 Maret 2010

Panggung D'Alexis Sintang saat Peluncuran Album Perdana


Suasana panggung D'Alexis Sintang, dengan acara pentas hiburan Gratis, bagi warga Sintang.

Panggung dari sponsor LA Light, mendukung peluncuran Album Pertama D'Alexis, sehingga memeriahkan pentas hiburan yang telah dipersiapkan sponsor tiga hari sebelumnya.

selamat bagi anda yang telah menyaksikan pertunjukan ini, karena tanpa dipungut biaya alias Gratis. serta pemberian ucapan selamat dari Bupati Sintang, Drs. Milton Crosby, M.Si dan jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang.


Bantuan Somalia 'dikorupsi'

Bantuan Somalia 'dikorupsi'

Pengungsi Somalia

Ribuan pengungsi Somalia tergantung dari bantuan makanan PBB

Sampai setengah bantuan pangan di Somalia dialihkan kepada kontraktor yang korup, pekerja lokal PBB dan milisi Islam.

Dalam laporan PBB yang telah bocor kepada media disebutkan bahwa kontraktor Program Pangan PBB diberikan kepada beberapa individu berkuasa yang mengoperasikan kartel yang menjual makanan secara ilegal.

Laporan yang dibuat kelompok yang memonitor PBB di Somalia ini mengkritik Program Pangan PBB dan merekomendasikan penyelidikan independen.

Laporan itu sendiri belum dipublikasikan namun isinya sudah bocor kepada media.

Wartawan BBC Barbara Plett melaporkan, dokumen itu menyebutkan, bantuan makanan dialihkan ke jaringan distributor, pengiriman dan kelompok bersenjata.

Selain itu sejumlah pekerja PBB juga juga ikut ambil untung dari pengiriman bantuan itu.

Laporan itu menyalahkan pada sistem distribusi makanan dimana truk pengiriman makanan harus melalui penghalang jalan yang dijaga berbagai milisi dan bandit.

Ringkasan laporan itu telah dikutip surat kabar New York Times dan sejumlah kantor berita.

Selasa, 09 Maret 2010

Misteri 'Sungai' di Dalam Laut Mexico

Misteri 'Sungai' di Dalam Laut Mexico
Seorang penyelam, Anatoly Beloshchin, mengambil gambar 'sungai' di dalam laut.
Selasa, 9 Maret 2010, 10:25 WIB
Ismoko Widjaya
lapisan gas mirip sungai di dalam laut, Cenote Angelita, Mexico (Anatoly Beloshchin)

VIVAnews - Sungai di dalam laut. Secara ilmiah itu tidak mungkin terjadi. Seorang penyelam, Anatoly Beloshchin, mengambil gambar 'sungai di dalam laut' dari kedalaman 60 meter perairan Cenote Angelita, Mexico.

Seperti dilansir crystalkiss.com, di kedalaman lebih dari 30 meter tim penyelam menemukan air tawar di tengah kolom air laut. Kondisi itu berubah dan penyelam kembali menemukan air laut mulai melewati kedalaman 60 meter.

Beberapa meter dari lokasi itu akan ditemukan sebuah gua. Di bagian bawah dekat gua itu tim penyelam menemukan sebuah sungai lengkap dengan pohon dan dedaunan yang mengapung di kolom air itu.

Ternyata lokasi itu bukanlah sungai seperti yang terlihat di daratan. Tetapi, suasana itu memang mirip sungai lengkap dengan lapisan seperti air yang berwarna agak kecoklatan.

Tapi tunggu dulu, warna kecoklatan itu bukanlah berasal dari air tawar. Disebutkan, bagian kecoklatan yang mirip air sungai itu adalah lapisan bagian bawah gas hidrogen sulfida. Gas yang biasanya dihasilkan dari saluran pembuangan kotoran.

Secara keseluruhan, tim penyelam menemukan itu adalah kondisi yang sangat mengejutkan dan menakjubkan untuk dipandang.

"Di kedalaman 60 meter saya menemukan kembali air laut. Saya melihat sebuah sungai, pulau, lengkap dengan daun yang berguguran. Tapi sungai yang kami lihat adalah lapisan dari gas hidrogen sulfida," kata Anatoly.

ismoko.widjaya@vivanews.com